Anda ingin membuat buat Buku Tamu seperti ini?
Klik disini
Tampilkan postingan dengan label Teknisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknisi. Tampilkan semua postingan

Senin, 07 Maret 2011

Apa itu Server??

Server adalah sebuah sistem komputer yang menyediakan jenis layanan tertentu dalam sebuah jaringan komputer. Server didukung dengan prosesor yang bersifat scalable dan RAM yang besar, juga dilengkapi dengan sistem operasi khusus, yang disebut sebagai sistem operasi jaringan atau network operating system. Server juga menjalankan perangkat lunak administratif yang mengontrol akses terhadap jaringan dan sumber daya yang terdapat di dalamnya, seperti halnya berkas atau alat pencetak (printer), dan memberikan akses kepada workstation anggota jaringan.

Umumnya, di atas sistem operasi server terdapat aplikasi-aplikasi yang menggunakan arsitektur klien/server.
Contoh dari aplikasi ini adalah DHCP Server, Mail Server, HTTP Server, FTP Server, DNS Server dan lain sebagainya. Setiap sistem operasi server umumnya membundel layanan-layanan tersebut atau layanan tersebut juga dapat diperoleh dari pihak ketiga. Setiap layanan tersebut akan merespons terhadap request dari klien. Sebagai contoh, klien DHCP akan memberikan request kepada server yang menjalankan server DHCP; ketika sebuah klien membutuhkan alamat IP, klien akan memberikan perintah/request kepada server, dengan bahasa yang dipahami oleh server DHCP, yakni protokol DHCP itu sendiri.

Contoh sistem operasi server adalah Windows NT 3.51, dan dilanjutkan dengan Windows NT 4.0. Saat ini sistem yang cukup populer adalah Windows 2000 Server dan Windows Server 2003, kemudian Sun Solaris, Unix, dan GNU/Linux.

Server biasanya terhubung dengan client dengan kabel UTP dan sebuah Network Card. Kartu jaringan ini biasanya berupa kartu PCI atau ISA.

Fungsi server sangat banyak, misalnya untuk situs internet, ilmu pengetahuan, atau sekedar penyimpanan data. Namun yang paling umum adalah untuk mengkoneksikan komputer client ke Internet.

[+/-] Read More...

Jumat, 11 Februari 2011

cara mengatasi firewall error

Saat anda akan mengubah Windows Firewall menjadi status ON, pernahkan muncul pesan berikut?

“Windows Firewall setting cannot be displayed because the associated service is not running.
Do you want to start the windows firewall/Internet Connection Sharing(ICS) service?”

Jika pernah, kemungkinan besar komputer anda terinfeksi spyware.
Ikuti langkah-langkah berikut:
1. Lepas semua koneksi komputer anda dari jaringan dan internet.
2. Scan pakai anti virus dan anti spyware update terbaru.
3. Jalankan Services.MSC. (Start-Run-”services.MSC”-OK).
4. Klik 2 kali pada “Windows Firewall/Internet Connection Sharing (ICS)”.
5. Akan muncul pesan : “Windows cannot start the Windows Firewall/Internet Connection
Sharing (ICS) service”.
jika tidak muncul pesan diatas, langsung ke nomor 10.
6. jalankan Commnd DOS prompt. (Start-Run-”CMD”)
7. ketik “Netsh winsock reset” dilanjutkan Enter.
8. Restart komputer anda.
9. Kembali ke langkah nomor 3.
10. pada Startup type pilih “Automatic”.
11. Klik Apply.
12. Restart komputer anda.
13. Sekarang anda dapat menghidupkan Windows FireWall anda.

GoodLuck

[+/-] Read More...

Kamis, 27 Januari 2011

Bios Dan Penjelasannya

BIOS (basic Input/Output System) secara sederhana merupakan sebuah system di dalam chip Motherboard yang bertugas mengenali dan menyiapkan perangkat keras/ hardware komputer saat PC dinyalakan , seperti Hardisk, Processor, Flopy Disk, Memory, DVD Rom dan lainnya. Jika Semua Beres Maka Sistem Operasi ( Seperti Windows, Linux) baru mulai berjalan

Jika komputer berjalan lancar atau tidak mengalami masalah, memang tidak perlu untuk melakukan upgrade (memperbarui) BIOS di komputer kita. Karena memang sangat beresiko bagi yang belum terbiasa, jika kurang hati-hati komputer malah tidak bisa dioperasikan lagi . Tetapi ada beberapa hal yang menyebabkan BIOS harus diupgrade, misalnya:

  • Ketika komputer dinyalakan, tiba-tiba berhenti sebelum masuk sistem operasi. Tetapi sebaiknya baca juga artikel ini.
  • Komputer sudah cukup lama, dan kita memasang hardware baru yang tidak terdeteksi dengan baik, misalnya kita ganti Processor baru. Karena sering BIOS belum mengenali processor tersebut.
  • BIOS rusak, baik ditunjukkan dengan adanya pesan ataupun tidak. Misalnya invalid BIOS, BIOS corrupted dsb.
  • BIOS gagal mendeteksi hardware, seperti hardiks, CD-ROM, VGA dan lainnya
  • Ingin [sedikit] lebih mengoptimalkan kinerja komputer (hardware)
  • Adanya recomendasi dari vendor Motherboard

  • Jika BIOS di komputer rusak, maka otomatis tidak bisa menjalankan Sistem operasi seperti Windows Xp misalnya. Beberapa hal yang bisa menyebabkan kerusakan BIOS misalnya :

    • Mematikan komputer tanpa shutdown, atau listrik tiba-tiba mati (tanpa UPS)
    • Terkena Virus
    • Kesalahan meng-upgrade BIOS. Misalnya komputer mati ketika proses upgrade, BIOS tidak cocok dengan jenis motherboard dll.

    Bagaimana meng-upgrade BIOS Komputer?

    Untuk meng-upgrade BIOS, diperlukan 2 file, pertama file BIOS itu sendiri dan Flash Memory Writer utility, yaitu software untuk mengupgrade (flash) BIOS, misalnya AFLASH.EXE, AWD816a.EXE dan lainnya. File BIOS biasanya dengan ekstensi 001, BIN atau lainnya, sengan ukuran kurang dari 512 KB. Kebanyakan Untuk mengupgrade BIOS harus dilakukan melalui DOS atau MS-DOS, meski saat ini juga sudah banyak vendor yang menyediakan software yang berbasis Windows.

    Yang perlu diperhatikan adalah mencari file BIOS dan Flash Writer yang tepat, karena jika tidak sesuai, komputer kemungkinan bakalan tidak bisa hidup lagi. Tetapi jika tipe sudah tepat, maka kemungkinan selalu berhasil, kecuali mati listrik atau komputer mati ketika flash BIOS sedang berjalan. Pada umumnya flash BIOS hanya berlangsung beberapa detik saja. Kurang dari 30 detik. Untuk melakukan flash BIOS, setelah masuk ke DOS, ketikkan nama Flash Writer, misalnya untuk AWD816a.EXE

    C:\ADW816a

    Maka biasanya ada keterangan cara pemakaiannya. Ikuti perintah yang ada, pastikan juga untuk membackup BIOS yang lama, dapat dilakukan dengan file flash writer itu juga. Keterangan yang ditampilkan mungkin berbeda-beda. Jika masih ragu, sebaiknya ditanyakan kepada yang lebih tahu. Atau bisa juga dibaca di buku petunjuk motherboard.

    Bagaimana Cara menentukan Tipe Motherboard?
    Ada beberapa cara menentukan tipe Motherboard yang dimiliki, antara lain :

    • Melihat buku petunjuk yang disertakan ketika membeli Motherboard
    • Melihat Tampilan awal ketika komputer menyala, biasanya ditampilkan seri atau tipe motherboard
    • Melihat langsung motherboard (membuka casing komputer), disana biasanya ditulis merk Motherboard dan tipenya.

    Dimana Download BIOS dan Flash Utility tersebut?

    Jika motherboard kita termasuk populer, maka vendor biasanya telah menyediakan download BIOS dan Flash Utility-nya, seperti MSI, Gigabyte dan sejenisnya. Berikut beberapa link untuk download BIOS maupun driver motherboard yang bisa dijadikan referensi :

    Jika Motherboard anda tidak memiliki web site resmi untuk download driver, bisa dicoba mencari melalui www.google.com, dengan mengetikkan tipe motherboard diikuti kata seperti BIOS, download BIOS dan sejenisnya. Misalnya “BIOS P4VP-MX” atau “Download BIOS P4VP-MX”.

[+/-] Read More...

Rabu, 26 Januari 2011

Pengertian Cache

Apa itu cache dan cache memory? cache adalah Suatu tempat untuk menyimpan sesuatu secara sementara, mekanisme untuk mempercepat transfer data dengan cara menyimpan data yang telah di akses di suatu buffer, dengan harapan jika data yang sama akan diakses, akses akan menjadi lebih cepat.
Dalam Internet sebuah proxy cache dapat mempercepat proses browsing dengan cara menyimpan data yang telah diakses di Apa itu cache dan cache memory? cache adalah Suatu tempat untuk menyimpan sesuatu secara sementara, mekanisme untuk mempercepat transfer data dengan cara menyimpan data yang telah di akses di suatu buffer, dengan harapan jika data yang sama akan diakses, akses akan menjadi lebih cepat.
Dalam Internet sebuah proxy cache dapat mempercepat proses browsing dengan cara menyimpan data yang telah diakses di komputer yang berjarak dekat dengan komputer pengakses.
Jika kemudian ada user yang mengakses data yang sama, proxy cache akan mengirim data tersebut dari cache-nya, bukan dari tempat yang lama diakses. Dengan mekanisme HTTP, data yang diberikan oleh proxy selalu data yang terbaru, karena proxy server akan selalu mencocok kan data yang ada di cache-nya dengan data yang ada di server luar.

Dalam terminologi hardware, istilah ini biasanya merujuk pada memory berkecepatan tinggi yang menjembatani aliran data antara processor dengan memory utama (RAM) yang biasanya memiliki kecepatan jauh lebih rendah. Penggunaan cache ditujukan untuk meminimalisir terjadinya bottleneck dalam aliran data antara processor dan RAM. Sedangkan dalam terminologi software, istilah ini merujuk pada tempat penyimpanan sementara untuk beberapa file yang sering diakses (biasanya diterapkan dalam network)


Memori berkapasitas terbatas, memori ini berkecepatan tinggi dan lebih mahal dibandingkan memory utama. Berada diantara memori utama dan register pemroses, berfungsi agar pemroses tidak langsung mengacu kepada memori utama tetapi di cache memory yang kecepatan a
ksesnya yang lebih tinggi, metode menggunakan cache memory ini akan meningkatkan kinerja sistem.

Cache memory adalah tipe RAM tercepat yang ada, dan digunakan oleh CPU, hard drive, dan beberapa komponen lainnya. Seperti halnya RAM, lebih banyak cache memory adalah lebih baik, akan tetapi biasanya cache pada CPU dan hard drive tidak dapat diupgrade menjadi lebih banyak. Contoh yang dapat dilihat misalnya adalah pada CPU Pentium II terdapat 512 KiloByte cache, dan pada hard drive IBM 9LZX SCSI terdapat 4 MegaBytes cache. Seperti halnya RAM, pada umumnya data akan dilewatkan dulu pada cache memory sebelum menuju komponen yang akan menggunakannya (misalnya CPU). Selain itu cache memory menyimpan pula sementara data untuk akses cepat. Kecepatan cache memory juga menjadi unsur yang penting. Sebagai contoh, CPU Pentium II memilki cache sebesar 12 k, dan CPU Celeron memiliki cache sebesar 128 k, akan tetapi cache pada Pentium II berjalan pada 1/2 kali kecepatan CPU, sementara cache pada Celeron berjalan dengan kecepatan sama dengan kecepatan CPU. Hal ini merupakan tradeoff yang membuat kecepatan Celeron dalam hal-hal tertentu kadang-kadang malah bisa mengalahkan Pentium II.


[+/-] Read More...

Kamis, 14 Oktober 2010

Backup Dan Restore Windows Dari DOS Booting USB Dengan Norton Ghost

Cara ini memang sudah lama tetapi sangat bermanfaat menurut saya dan tidak salahnya dibagikan kepada semua siapa tau ada yang ingin mencobanya. Beckup dan Restore memang sering aku lakukan karena seringnya terjadi error bahkan crach yang mengakibatkan tidak bisa login windows, itu semua terjadi karena hoby ngoprak Laptop dan mencoba sesuatu hal baru yang biasanya selalu mengalami kegagalan diawal percabaan dan penyebab lainya yang tidak bisa ditulis d sini.
Banyak software untuk backup dan restore windows atau cloning hardisk tetapi biasanya hanya melakukan backup dan restore melalui windows dan semua itu percuma saja kalu tidak bisa login windows.

Berikut ini akan kita bahas habis bagaimana Backup Dan Restore Windows Dari DOS Booting USB Dengan Norton Ghost atau secara singkat saya selaskan kita bisa beckup dan restore window tanpa harus login ke windows kerena cara ini kita lakukan melalui MS-DOS atau istilah kerennya layar hitam.


Banyak manfaat yang diabil dari triks ini antara lain

1. Mengembalikan windows seperti semula ketika pertama kali dibuat beckup
2. Mengembalikan kesalian windows apabila windows crach atau yang lainnya
3. Menghemat waktu dari pada harus install ulang windows

Syarat yang harus dilakukan agar cara ini berjalan mulus

1. Satu buah PC atau Laptop yang menggunakan OS windows
2. Mempunya 2 partisi atau lebih karena kalau hanya 1 partisi trik ini tidak bisa jalan
3. Satu buah Flash Disk
4. PC atau Laptop sudah mendukung booting dengan USB Drive
5. Snack dan segala sesuatunya agar kita kerja santai tapi pasti

Selanjutnya kita akan mulai saja Backup Dan Restore Windows Dari DOS Booting USB Dengan Norton Ghost

Langkah langkah yang harus kita tempuh antara lain :

1. Download Toolsnya di sini
2. Extrak hasil download
3. Sekarang kita akan membuat USB boot DOS, caranya :

  • Colokan Flash Disk di port USB
  • Jalankan Format Tool.exe yang ada di dalam folder Ghost\Format USB
  • Setelah Format Tool terbuka conteng pada pilihan Format Device dan Create a DOS startup disk
  • Pada Using Dos system files locate a: arahkan pada folder Ghost\Boot\ di hasil extrakan kemudian klik tombol start untuk memulainya

Format-tool

4. Setelah proses di atas selesai, kemudian copy file GHOST.exe yang ada di folder Ghost\GHOST\ ke Flash disk
5. Selanjutnya kita akan membuat Beckup windows

  • Restart PC atau laptop
  • Pada awal startup windows jangan lupa masuk ke Bios dan lakukan seting Booting pertama dengan Flash USB
  • Simpan dan kemudian restart lagi
  • Biarkan windows berjalan apa adanya, kalau booting melalu USB berhasi akan masuk ke DOS dengan drive yang terbaca C:\
  • Jalankan GHOST dengan mengetik GHOST.exe
  • kalau berhasil maka akan tampak seperti gambar di bawah

Ghost1

  • Tekan Enter karena Symantec Ghost hanya kenal dengan perintah tombol keyboard sedangkan mose tidak berfungsi
  • Untuk membuat Beckup WIndows Masuk Local -> Partition -> To Image

Ghost2

  • Kemudian Setelah ini muncul jenis Hardisk yang digunakan kemudian OK

Ghost3

  • Kemudia pilih partisi windows berada yang akan dibeckup biasanya terletak paling atas dan bertype primary

Ghost4

  • Setelah itu pilih tempat di mana beckup windows akan disimpan kemudaian beri nama untuk file beckupnya kemudian tekan ALT+o untuk konpermasi tekan tombol OK. untuk menggerakan atau memindhkan kursor gunakan tombol TAB

Ghost5

  • Kemudian kita akan diberi pilihan metode beckup antara lain NO, FAST, HIGH
    NO = Beckup dengan tidak mengubah besar ukuran windows sebenarnya
    FAST = Beckup dangan cepat dan mengkompres sekitar 40% dari file sebenarnya
    HIGH = Beckup dengan mengkompress lebih tinggu sekitar 60% tetapi proses sedikit akan lebih lambat
    Silahkan gunakan yang sesuai dengan keinginan

Ghost6

  • Setelah itu muncul konpermasi tekan Yes untuk memulai proses beckup dan No untuk membatalkan

Ghost7

  • Bila anda menekan Yes maka proses akan berjalan dan ini memakan waktu sekitar 10 sampai 20 menit tergantuk dari spek komputer masing masing

6. Selanjutnya kita akan lanjut langkah langkah merestore windows

  • Pilih Local -> Partition -> From Image

Ghost8


  • Arahkan di mana file beckup windows disimpan berada

Ghost9

  • Pilih Partisi sumber/Source file image

Ghost10

  • Tetukan dan p ilih Harddisk fisik tujuan/Destination Restore Windows

Ghost11

  • Pilih Partisi Harddisk tujuan/Destination Restore, untuk yang satu ini jangan sampai salah pilih partisi karena restore akan menformat partisi tersebut

Ghost12

  • Pilih tombol Yes untuk memulai proses restore windows

Ghost13

Selesai sudah tugas hari ini selanjutnya terserah anda dan semoga ada manfaatnya… :)

[+/-] Read More...

Minggu, 03 Oktober 2010

System Restore Untuk Mengembalikan Windows

Bila suatu waktu system windows kita bermasalah, dan tidak dapat bekerja dengan normal, kita dapat melaksanakan sebuah tools yang ada pada windows yaitu system Restore, System windows akan dikembalikan ke bulan dan tanggal yang kita pilih dimana pada saat itu system komputer kita masih bekerja dengan normal.Kita dapat mengembalikan system kita pada waktu atau saat komputer kita masih bekerja dengan baik karena setiap kali komputer kita di jalankan atau startup dan setiap kali komputer kita di shutdown, maka komputer akan membackup file system, sehingga kita dapat merestore atau mengembalikan system windows kita ke keadaan yang masih bagus atau berjalan dengan normal.

Cara melakukan System Restore :

1. Klik tombol Start lalu klik All Programs kemudian klik Accessories lalu pilih menu System Tools berikutnya klik System restore (Lihat gambar dibawah ini)

2. Centrang Restore my computer to en earlier time kemudian klik tombol Nextlihat gambar dibawah.

3. Kemudian pilih bulan dan tanggal dimana komputer anda masih dalam keadaan baik, untuk pilihan tanggal akan ditentukan dengan tanggal yang bercetak tebal, dimana pada tanggal inilah komputer membackup file system anda kemudian klik Next lihat gambar.

4. Kemudian klik Next sekali lagi untuk mengkonfirmasikan komputer melakukan restore file system ke tanggal dan bulan yang kita kehendaki dan sekaligus melaksanakan system restorasi
5. Tunggu beberapa saat dan bila selesai system restorasi, komputer anda akan restart dan pada saat startup kembali maka komputer anda sudah berjalan dengan normal.

Catatan :
Bila system windows anda tidak dapat booting dengan windows normal, anda dapat melakukannya pada safe mode.

[+/-] Read More...

Senin, 23 Agustus 2010

Memperbaiki Monitor Komputer

Bagaimana memperbaiki monitor sendiri? Pertanyaan seperti ini sangat sering sekali diungkapkan oleh kebanyakan orang. Sebenarnya memperbaiki monitor komputer bisa dilakukan oleh semua orang, karena memperbaikinya gampang-gampang susah. kenapa saya mengatakan demikian! karena dari pengalaman saya jenis atau tipe kerusakan pada monitor komputer kebanyakan hanya pada bagian itu-itu saja. Misal pada bagian solderan, bagian horizontal, bagian rangkaian RGB dan juga pada rangkain Power suply nya (AC MATIC),

Nah langkah apa yang harus kita tempuh untuk memperbaiki monitor sendiri? Pertama tama anda harus mengetahui dulu bagian-bagian yang ada pada monitor. didalam sebuah monitor terdapat beberapa bagian, misal bagian yang rentan rusak adalah :

1. Solderan pada mainboard monitor
Letaknya adalah pada bagian belakang belakang mainboard berupa solderan dan jalur-jalur yang menghubungkan antar komponen, nah kerusakan pada bagian ini mengakibatkan beberapa hal yaitu : Warna pada layar tidak stabil kadang merah kadang hijau atau yang lainya, kemudian juga bisa mengakibatkan monitor kadang mati sendiri lalu beberapa saat kemudian hidup lagi, Jika kerusakan memang terjadi pada bagian ini, maka sebelum kita membuka box monitor kita bisa mengeceknya terlebih dahulu secara manual yaitu dengan memukul monitor berulang ulang, jika monitor kembali ke kondisi semula maka sudah bisa dipastikan bahwa kerusakan pada bagian solderanya,
Untuk solusinya adalah pertama anda harus sudah mempersiapkan semua peralatan terutam obeng solder dan timah. setelah itu anda buka box komputer belakang secara perlahan lahan, pastikan bahwa kabel AC sudah tidak terhubung ke jala-jala listrik. Setelah itu keluarkan perlahan lahan mainboardnya, anda balik. Panaskan solder dan siapkan timah, pada langkah ini anda harus jeli dan teliti yaitu untuk mencari solderan yang rusak, karena perbedaan solderan mana yang rusak atau tidak adalah sangat tipis, biasanya secara fisik solderan tersebut terlihat retak disekitar kaki komponen, jika sudah menemukan solderan yang rusak segera anda perbaiki solderan tersebut dengan cara menyolder ulang solderan yang rusak tadi. Sebaiknya lakukan pemerikasaan secara merata di seluruh bagian solderan, juga anda cak PCB yang menempel di bagian belakang tabung monitor, anda cek solderanya. setelah yakin tidak ada lagi solderan yang rusak , kembalikan posisi rangkaian ketempar semula, nah anda bisa melihat perkembanganya dengan mencoba monitor tersebut.
Bersambung, selamat mencoba……!

[+/-] Read More...

Rabu, 11 Agustus 2010

Memeriksa Processor x86 (32-bit) atau x64 (64-bit) pada Windows


pengguna komputer saat ini masih menggunakan Sistem Operasi Windows XP atau Vista. Kesemua Versi yang digunakan juga masih menggunakan jenis processor x86 (32- bit). Mengapa banyak user yang menggunakan Jenis processor x86 dibandingkan x64 ? Mungkin yang menjadi dasar bagi pengguna tersebut adalah bahwa developer software saat ini lebih dominan membuat aplikasi berdasarkan Windows x86 dibandingkan x64.

Jadi ketersediaan software untuk versi x86 lebih banyak ketimbang x64. Ada kemungkinan software yang didesign untuk x86 dapat berjalan pada Processor x64, tetapi tidak semua. Sedangkan Software yang khusus dibuat untuk x64 tidak bisa digunakan pada x86.
Perbedaan mendasar processor x86 (32-bit) dan x64 (64-bit) adalah mengacu pada teknologi pemrosesan (processor) pada komputer mengenai bagaimana menangani informasi. Processor x64 akan mampu mereferensikan pengalamatan data pada memory lebih cepat dibanding processor x86.


Jika anda ingin melakukan instalasi Sistem Operasi Windows pada PC atau Laptop, tentu saja harus memperhatikan jenis processor apa yang digunakan ? Jadi tidak bisa sembarangan. Dan versi Windows yang digunakan juga harus menyesuaikan dengan Processor yang ada. Karena Windows 64 bit hanya dapat diinstall pada komputer yang processornya sudah mempunyai kemampuan x64 (64-bit), dan Windows 32-bit dapat diinstall pada processor dengan kemampuan x86 (32-bit) maupun x64 (64-bit).

Bagaimana cara untuk mengetahui jenis processor apa yang digunakan oleh sebuah PC atau Laptop pada Windows XP atau Vista ? Dan apakah Compatible dengan Processor x64 (64-bit) ?

Ada 4 cara yang bisa kita tempuh untuk memeriksanya, yaitu :

1. Menggunakan Computer Properties

Klik Start –> Klik kanan pada Computer -> Klik Properties. Klik pada Windows Experience Index.

Klik pada View and Print detailed performance and system information.

Jika processor anda kompatibel dengan processor x64 (64-bit), maka pada bagian 64-bit capable akan bertuliskan Yes.

2. Menggunakan Regedit
Klik Start -> ketikkan regedit (Windows Vista)
Klik Start –> pilih Run –> ketikkan regedit (Windows XP)
Cari Key :
HKEY_LOCAL_MACHINE\HARDWARE\DESCRIPTION\System\CentralProcessor\0
Pada layar sebelah kanan akan terlihat String “ProcessorNameString” yang menampilkan nama processor anda, dan pada String “Identifier” akan menampilkan tipe processor. Jika menampilkan pesan seperti dibawah ini :
x86 Family 6 Model 15 Stepping 13 (berjenis x86)
Intel64 family 6 Model 15 Stepping 10 (berjenis x64 atau kompatibel dengan x64)

3.Menggunakan MSINFO32Klik Start ketikkan msinfo32(Windows Vista)
Klik Start –> pilih Run –> ketikkan msinfo32 (Windows XP)


Bisa dilihat pada item System Type menampilkan x64-based PC jika kompatibel dengan x64, dan X86-based PC jika hanya mendukung tipe x86 (32-bit)

4. Menggunakan CPUZ

CPUZ merupakan utility yang digunakan untuk menampilkan semua informasi tentang CPU (Processor), Cache, Mainboard, Memory, dll yang digunakan pada sebuah PC atau Laptop. Untuk bisa menggunakannya silahkan Download CPUZ.

Informasi akan ditampilkan pada bagian Instructions pada CPU tab, jika menampilkan EM64T (Intel Processor) atau AMD64 (AMD Processor). Jadi jika menampilkan kedua status tersebut, berarti anda dapat menginstalkan Windows versi 64-bit.


Semoga Bermanfaat.

[+/-] Read More...

Rabu, 16 Juni 2010

Task Manager Darurat Ketika Komputer Hang

Pernahkah mengalami kejadian tiba-tiba komputer hang, tidak ada respond dan kita hanya bisa menggerakkan mouse tanpa bisa menjalankan aplikasi lain ? Bahkan kadang jurus pamungkas “Task Manager” ( Ctrl+Alt+Del ) pun tidak berdaya menghadapi kondisi semacam ini. Sehingga mungkin ujung-ujungnya kita hanya menekan tombol Reset.


Meskipun tombol reset bisa mengatasi, tetapi kadang bisa beresiko kehilangan data, ada fie yang rusak dan sebagainya. Alternatifnya, kita bisa mencoba menggunakan software gratis AntiFreeze. AntiFreeze mungkin memberikan alternatif terakhir untuk mengatasi kejadian seperti diatas. Kejadian seperti itu bisa disebabkan oleh penggunaan CPU yang berlebihan (hampir 100%) atau penggunaan Memory yang terlalu besar, sehingga kita sama sekali tidak bisa membuka, berpindah atau menutup aplikasi apapun.
Setelah software ini di install, maka untuk mengaktifkan, kita tinggal menggunakan kombinasi tombol keyboard Ctrl+Alt+Win+Home (Memang kombinasi yang cukup banyak, sampai 4 tombol). Setelah itu AntiFreeze akan tampil fullscreen (satu layar penuh) dan hampir semua aplikasi lainnya akan di hentikan sementara (sleep) untuk menurunkan penggunaan CPU/Memory.

Ketika AntiFreeze tampil, kita tinggal mematikan process (End Process) aplikasi yang menggunakan CPU sangat besar ( indikasinya terlihat di kolom CPU Time) atau bisa juga penggunaan memory yang berlebihan (Mem Usage). Karena tampilannya menunya mirip Task Manager, seharusnya kita tidak akan kesulitan menggunakan software ini.

Keadaan-keadaan dimana AntiFreeze bisa digunakan, yaitu :
  • Ada satu atau lebih aplikasi yang berjalan sangat intensif, menggunakan hampir seluruh proses CPU, sehingga sistem tidak responsif.
  • ADa satu atau lebih aplikasi yang menggunakan Memory sangat besar (berlebihan) termasuk swaping file, sehingga membebani sistem.
  • Ada Aplikasi yang dijalankan dengan prioritas sangat tinggi, sehingga menggunakan semua proses CPU (processor)
  • Banyak program yang berjalan bersama-sama dan masing-masing ingin mendapatkan “perhatian/jatah” dari Processor.
Meskipun Demikian, terkadang AntiFreeze tidak berhasil atau tidak berjalan untuk kondisi-kondisi tertentu. Misalnya Komputer hang karena masalah hardware, seperti Memory(RAM) yang rusak, bad sector pada Hardisk dan sejenisnya (dan biasanya ditandai dengan Mouse Cursor yang tidak aktif /tidak bisa digerakkann ). Selain itu AntiFreeze juga mungkin tidak akan berhasil jika Aplikasi mempunyai prioritas yang lebih tinggi dari AntiFreeze.

Untuk Download Anti Freeze ini silakan download disini.
Sedangkan untuk membaca selengkapnya bisa dilihat disini.

[+/-] Read More...